Wujudkan Masyarakat Sehat dengan GERMAS

By 20.55 ,

Seneng banget kemarin berkesempatan ikut acara Kemenkes di Semarang Jawa Tengah. Menjadi salah satu Blogger Kesehatan yang ikut berbagi tentang bagaimana hidup sehat. Meski umur masih muda, tetapi pola hidup sehat harus dilakukan sejak dini. Jangan ketika sudah sakit baru mencoba hidup sehat, sehat itu menjaga bukan mengobati.

Kemarin acara berlangsung di Hotel Santika Premier Semarang, mengadakan acara temu Blogger Kesehatan. Tema yang diambil kali ini "Hidup Sehat bersama GERMAS". Banyak blogger yang hadir ada sekitar 50 orang dari Jakarta, Bogor, Bandung, Depok, Tangerang, Bekasi dan seputaran Kota Semarang. Disini banyak teman baru yang belum pernah bertemu, jadi makin punya teman-teman baru asyik ya skalian kopdar

Dalam acara ini turur hadir : Arvian Nevi, SKM, DEA, (Kasie Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah), dr. Widoyono, MPH (Kepala Dinas Kota Semarang), Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH (Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam (PAPDi) DKI Jakarta), Indra Rizon, SKM, M. Kes (Kepala Bagian Hubungan Media dan Lembaga), dan dr. Yulianto Prabowo M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah). Tamu yang hadir menjelaskan banyak aspek yang sangat penting untuk informasi kita semua.

Sehat? Siapa yang tidak mau, semua orang pasti ingin sehat dan selalu nyaman. Ketika kita sehat akan nyaman dalam menjalankan aktivitas. Tapi jangan salah kesehatan ini tidak semudah kelihatannya ya. Kita sering ingin hidup sehat tetapi yang dilakukan malah sebaliknya

Hidup sehat itu tidak segampang yang dibayangkan. Mulai dari konsumsi makanan sehat dan olah raga cukup itu penting. Makanan pun tak bisa sembarang ada komposisi yang harus pas supaya makanan yang kita konsumsi benar-benar sehat. Misalnya sayur dan buah ini elemen makanan yang sangat penting, kita harus mengkonsumsi sayur dan buah ini setengah dari porsi makan kita. Hayo gimana yang lain??

dr. Ari Syam sebagai dokter penyakit dalam menjelaskan bahwa kita sangat perlu melakukan check upkesehatan secara runtin. Check up ini untuk mengevaluasi adanya gangguan kesehatan kronis pada seseorang. Kenapa perlu? Karena banyak penyakit kronis yang tidak ada gejalanya. Ketika kita sudah merasa sebenarnya kita sudah mengidap sebuah penyakit.

Penyakit yang tanpa gejala yaitu kolesterol tinggi, trigliserida tinggi, kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi, kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah, Peningkatan kadar asam urat, Peningkatan kadar gula darah, Perlemakan hati dan hepatitis kronis, Anemia, Hipertensi, Penyakit jantung koroner, dll. Kenapa bisa begitu? karena kita mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Sering konsumsi mie ayam atau bakso tetapi masih ditambah makan nasi, ini dianggap bukan makanan berat. Padahal mie ayam dan bakso kandungannya sudah sama saat kita mengkonsumsi makanan sehari-hari.

Jika kadar kolesterol dalam darah tinggi maka kolesterol akan menumpuk pada pembuluh darah baik pembuluh darah jantung, otak dan juga ditimbun di hati, ditimbun di kandung
empedu menjadi batu kandung empedu. Maka resiko tinggi untuk sakit jantung dan terkena stroke. Nah ini yang jarang diperhatikan oleh kebanyakan orang.

Check up diadakan untuk Blogger
Jadi sebaiknya Check up rutin merupakan suatu skrining kesehatan penting untuk mendeteksi gangguan kronis pada seseorang. Penyakit kronis yang terjadi seperti peningkatan kolesterol, asam urat, kadar gula darah, perlemakan hati terjadi karena asupan makan yang salah. Jika terbukti adanya gangguan segera berobat, agar komplikasi tidak terjadi.

Nah sekarang Kemenkes mencakangkan tentang GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sendiri salah satu program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan, untuk menjadi salah satu solusi mengurangi beban penyakit menular dan tidak menular, kematian, dan kecacatan. Namun juga untuk menghindari terjadinya penurunan produktivitas penduduk. Dan menurunkan pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

Adapun fokus kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yaitu melakukan aktivitas fisik 30 menit per/hari, konsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala pada tenaga kesehatan terpercaya. Aktivitas fisik ini salah satunya dengan melakukan peregangan di tempat kerja. Peregangan ini sangat penting untuk kita supaya tidak terlalu kaku dalam bekerja biasanya dilakukan jam 10 pagi dan jam 2 siang.

Jateng Gayeng Dukung GERMAS
Semarang sebagai ibukota propinsi Jawa Tengah sangat konsen dengan GERMAS ini, tak hanya semarang tetapi Jawa Tengah sangat mendukung GERMAS. Menurut stasistik tingkat penyakit di semarang meningkat dari tahun ke tahun.

Menjadi konsen di Jawa Tengah yaitu mengenai Kematian Ibu. Menurut statistik di Jawa Tengah trend kematian ibu sangat tinggi. Ini menjadi keprihatinan pemerintah Jawa Tengah akan kesehatan ibu. Menurut statistik puncaknya terjadi pada bulan april 2015 ada angka kematian 124 ibu, ini sangat tinggi. Sehingga Jawa Tengah konsen terhadap kesehatan ibu.

Kepedulian Pemerintah Propinsi Jawa Tengah tentang kesehatan ibu akhirnya membuat tagline "Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng". Kesannya tagline ini lucu agak sarunya, tapi memang maksudnya dengan kata-kata yang biasa digunakan menjadi masyarakat lebih mudah menerima informasi yang dimaksud.

Nginceng Wong meteng ini maksudnya kita lebih konsen terhadap ibu hamil. Bagaimana kesehatan dia saat hamil, bagaimana konsumsi makanannya. Jadi harapannya ibu dan bayi nya sehat selalu sampai saatnya melahirkan. Jadi ini bisa sangat menekan angka kematian ibu di Jawa Tengah.

Trend Kematian Ibu di Jateng
Selain itu ada pula program senam bersama saat car free day. Selain itu saat acara Pemerintahan snack yang di berikan pun berupa makanan sehat seperti jagung rebus, ketela, dan kacang rebus menjadi menu sehat yang disuguhkan, keadaan tersebut dilakukan dalam acara formal atau non-formal. Ini menjadi salah satu kampanye Bapak Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jateng dan Dinas Kesehatan Jawa Tengah, agar seluruh lapisan masyarakat dapat hidup sehat dengan makanan tradisional.
Jawa Tengah menerapkan kawasan bebas rokok dan kota Semarang kemarin meraih penghargaan Pastika Pratama dari Kementerian Kesehatan. Upaya ini sangat berat karena awal-awal hadir kawasan tersebut pola pemikiran masyarakat masih belum sadar, namun perlahan-lahan hal tersebut dapat beralih, kepada masyarakat yang peduli kepada kesehatan orang lain dan lingkungan. Dengan bebas rokok maka anka kesehatan di Jawa Tengah harapannya semakin meningkat

You Might Also Like

0 comments