GERMAS untuk Indonesia Sehat

By 08.39

Kesehatan menjadi hal yang utama dalam kehidupan, kita sangat menjaga itu supaya kesehatan kita terjaga selalu. Tak hanya kita saja, tetapi pemerintah Indonesia memprioritaskan masalah kesehatan kepada masyarakatnya. Harapannya masyarakat Indonesia selalu hidup sehat

Pass banget kemarin di Jogja ada temu Blogger Kemenkes, membahas tentang Cermat Gunakan Obat. Kenapa Pemerintah sangat konsen kepada kesehatan Masyarakat Indonesia? Menurut data Kementrian Kesehatan, tahun 1990 penyebab kematian tertinggi karena ISPA, TB dan Diare sedangkan tahun 2010 data terbaru menyebutkan penyebab kematian tertinggi karena Stroke, Kecelakaan, Jantung, Kanker dan Diabetes.

Eh sebelum bahas lebih lanjut, saat datang kita juga melakukan beberapa test kesehatan lho, supaya tau bagaimana keadaan tubuh kita. Mulai dari menimbang badan, mengukur tinggi badan, lingkar perut, tensi, test gula darah hingga test kolesterol. Harapannya dengan ini kita juga mensukseskan salah satu program kementrian yaitu Masyarakat Sehat

Perubahan yang drastis ini menyebabkan Kementrian Kesehatan mencanangkan GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Germas ini menjadi langkah awal untuk Indonesia sehat, jika Germas dilaksanakan oleh semua lapisan Masyarakat maka bisa sekali tercipta Masyarakat Sehat. Tujuan Germas yaitu Masyarakat Sehat, Lingkungan Bersih, Produktif dan Biaya Pengobatan Berkurang.

Germas ini sebaiknya masyarakat melakukan pola hidup sehat dengan menambah kegiatan fisik, konsumsi buah dan sayur plus periksa kesehatan setiap 6 bulan sekali. Ini semua sebaiknya dipraktekkan di diri sendiri, keluarga, masyarakat, akademisi, dunia usaha dan organisasi masyarakat.

Selain itu yang menjadi keprihatinan Kementrian Kesehatan adalah penyalahgunaan obat yang beredar di masyarakat. Banyak obat yang beredar tanpa tau dari mana obat ini berasal, penggunaannya pun sangat tidak sesuai sehingga merusak tubuh kita sendiri. Terutama anak muda dan orang tidak paham obat, langsung saja minum tanpa membaca aturan penggunaan obat ini.

Kementrian Kesehatan saat ini juga mencanangkan Gema Cermat. Gema Cermat yaitu upaya bersama pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan ketrampilan masyarakat menggunakan secara tepat dan benar. Gema Cermat ini saat ini sudah dikeluarkan SK Mentri SK Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/MENKES/427/2015

Dengan adanya Gema Cermat ini harapannya Masyarakat semakin tau dan paham cara penggunaan obat dengan benar, Meningkatnya kemandirian dan perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan obat secara benar, Meningkatnya penggunaan obat rasional. Cerdas menggunakan obat harus tau : Cara memilih obat, cara mendapatkan obat, cara menggunakan obat, cara menyimpan obat dirumah dan cara membuang obat.

Kalian kalau minum obat selama ini selalu bertanya gak sich apa kandungan dll nya? Kadang kita perlu tau lho obat ini dari apa, siapa tau gak cocok dengan tubuh kita. Nah buat 5 pertanyaan ini untuk obatmu :
  • Apa nama dan kandungan dalam obat ini?
  • Apa guna atau khasiatnya?
  • Obat ini dosisnya berapa?
  • Cara menggunakan obat ini bagaimana?
  • Kalau sudah minum apa efeknya?


Selain itu menggunakan obat tidak bisa semau kita, kita harus menjelaskan apa yang terjadi dalam diri kita. Menceritakan kepada dokter maupun apoteker, supaya tidak salah dalam memberikan obat. Perlu menjadi perhatian kita semua sebelum membeli dan minum obat yaitu :
  • Sedang menggunakan obat lain
  • Kandungan zat yang bukan merk dagang
  • Riwayat alergi pada suatu obat atau kandungan nya
  • Kondisi hamil atau program hamil
  • Kondisi menyusui
  • Ketersediaan obat
  • Harga Tertinggi Obat


Program Kementrian Kesehatan ini sangat baik sekali supaya masyarakat Indonesia memiliki kesehatan yang baik dan prima. Mencintai diri kita harus dari diri sendiri, kesadaran menjadi kunci dalam segala hal. Tak tanya kementrian yang memiliki program ini tetapi Propinsi DIY dan Kota DIY juga memiliki program yang serupa

Seperti di Propinsi DIY Ibu Hardiah menjelaskan kemarin. Banyak aspek yang aplikasikan untuk masyarakat Jogja. Owh ya tau gak sich kalau Jogja itu menjadi kota yang memiliki Usia Harapan Hidup Tertinggi di Indonesia, ini jadi hal yang positif untuk Jogja.

Beberapa hal yang menjadi keprihatinan Dinas Kesehatan Propinsi DIY yaitu ada beberapa target yang sangat tinggi, bahkan nilainya hampir menyamai nilai Nasional. Dinas Kesehatan Propinsi mencoba terus menekan supaya angka ini berkurang. Bahkan seperti obesitas sentral nilai DIY 27,27 sedangkan nilai Nasional hanya 26,6 sangat tinggi untuk nilai di daerah.

Dalam mendukung Gema Cermat di DIY, dinas memiliki strategi pelaksanaan supaya mudah di aplikasikan di masyarakat yaitu
  1. Regulasi dan Advokasi
  2. Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
  3. Komunikasi dan Publikasi
  4. Optimalisasi Peran Tenaga Kesehatan


Kita juga membahas mengenai bagaimana sich antibiotik itu bersama ibu Qibti dari Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba Kementrian Kesehatan RI. Hmm antibiotik ya? Selama ini taunya cuma pokoknya dihabiskan aja, gak tau lagi yang lain hehe

Kita sering banget terkena sakit batuk, pilek, diare dan muntah. Semua ini disebabkan oleh virus, efek sakit ini sebenarnya salah satu fungi tubuh untuk melindungi organ lain atau mengeluarkan zat-zat yang tidak perlu untuk tubuh. Antibiotik tidak cocok untuk menyembuhkan virus, antibiotic sebaiknya untuk menyembuhkan bakteri yang ada dalam tubuh.

Perlu kita tau bahwa bakteri itu ada yang baik dan ada yang jahat. Bahkan sebagian besar bakteri yang ada itu adalah bakteri baik, membantu merubah beberapa zat yang ada di tubuh kita menjadi zat yang dibutuhkan. Tetapi ada juga bakteri jahat yang menyakiti bahkan merusak tubuh kita.

Saat meminum antibiotik ini kita juga harus waspada lho. Bu Qibti menyebutkan bahwa penggunakan yang berlebih dan tidak sesuai akan menimbulkan masalah baru untuk tubuh kita. Gangguan yang terjadi saat mengkonsumsi antibiotik yaitu gangguan ginjal, gangguan hati, dapat mempengaruhi obat lain, rekasi hipersensitivitas, pewarnaan gigi, gangguan hati pada wanita hamil, dan jika berlebihan bisa menimbulkan superbugs.

Nah makanya kita harus mencegah RESISTENSI pada diri kita. Jangan sampai antibiotik merusak tubuh kita, yang perlu kita waspadai :
  1. Antibiotik hanya untuk infeksi BAKTERI
  2. Peran Masyarakat (3 T): Tidak membeli antibiotik sendiri,  Tidak MENYIMPAN antibiotik  dan Tidak memberi antibiotik SISA kepada orang lain



Nah banyak banget pelajaran yang didapat saat Temu Blogger Kesehatan ini, memang kesehatan dan pola hidup menjadi syarat mutlak untuk hidup sehat. Kenali dan pahami segala hal yang ada dalam diri kita, tubuh ini milik kita jadi jagalah selalu

You Might Also Like

0 comments