Pengalaman Tak Terlupa Saat Menikah

By 07.53

Maag adalah salah satu penyakit yang sudah saya derita sejak lama, kalau gak salah sejak sma. Hmmm sebenernya antara malu-malu sedap sich hahaha, badan gedhe gini masih aja punya maag khan gak cocok banget ya hahaha

Tapi pengalaman terburuk dengan Maag ini ada sangat berkesan gak cuma buat aku dan suami tapi juga jadi diingat oleh smua orang. Antara malu, tapi begitulah hidup kadang kita gak tau kapan sakit tiba hahaha 

ini saat masih menahan maag, terlihat lebih putih (aslinya item)
Pengalaman ini terjadi saat aku melangsungkan acara pernikahan tepatnya awal 2017 lalu. Saat pagi dandan sekitar jam 03.00 maag ini sudah terasa sedikit mengganggu, hingga rias pengantin aku lakukan sambil tiduran. Duh gak banget khan ya. Minum obat dan makan udah aku lakuin, selama pemberkatan masih terasa tapi berkurang banget.

Selesai pemberkatan saat perjalanan ke gedung mulai terasa lagi, di gedung minum obat lagi. Tapi kayaknya udah terlambat dan gak ngaruh ke aku. Obat bertahan 2 jam aja, keringat dingin mulai mengucur semua. Bahkan mukaku ini semakin putih menurut pandangan keluarga, sampai pada saat foto aku harus duduk supaya bisa bertahan. Tapi gak sanggup juga, mulai dari muntah di pelaminan akhirnya keluarga memutuskan aku untuk turun saja.

Resepsi dijadwalkan jam 14.00 selesai tapi jam 13.30 aku sudah turun pelaminan dan sanggul di lepas. Dokter dari rumah sakit pun langsung di datangkan ke tempat resepsi supaya cepat ditangani karena masih ada rangkaian lain, untung rumah sakit dekat. Tapi sayang dokter tidak bisa melakukan tindakan, aku harus dibawa ke RS

Berangkan ke RS pun dengan kebaya dan sanggul pesta, dilihat semua orang biarin lah ya badan gak karuan oy. Sampai RS aku langsung disuntik vitamin dan obat asam lambung dengan dosis agak tinggi. Setelah beberapa saat, perut sudah banyak berkurng dan aku bisa kembali ke gedung lagi. Melanjutkan adat yang belum selesai.

Adat yang berlanjut dan wajah lebih merah dari sebelumnya

Ini pengalaman banget buat aku, pengalaman yang gak bisa dilupakan. Tapi saat itu rasanya memang sudah sangat melayang, tamu disalami pun tidak ingat. Siapa yang datang hanya sebagian yang ingat, konsentrasi lebih ke gimana supaya mual ini berkurang.


Tapi sekarang maag ini sudah jarang aku rasakan semenjak konsumsi Maggo, Maggo adalah jamu tradisional yang di formulasikan untuk mengatasi gangguan lambung akut. Produk Maggo ini sudah memiliki nomor POM TR : 133 270 301, dan halal MUI, jadi gak perlu takut bahwa maggo ini aman dikonsumsi.

Aku mencoba mengkonsumsi maggo ini selama 6 hari, karena 1 box berisi 6 vial. Cara mengkonsumsinya minum sebelum kita sarapan, pagi hari. Sedu menggunakan air panas, saat suam kuku dinikmati aja. Selama mengkonsumsi maggo ini perut terasa sangat dingin, tidak mudah perih. Padahal tadinya kalau telat makan sebentar saja perut rasanya gak karuan sudah perih sekali, tapi sekarang rasanya aman-aman saja seperti gak ada apa-apa

Komposisi Maggo :
Setiap vial maggo yang dikonsumsi setiap hari memiliki kandungan :
  • Alpinia Galanga 1,75gr
  • Phaeolus Aureus 1,25gr
  • Auricularia Polytricha 1,25gr
  • Curcuma Longa 0,50gr
  • Syzygium Aromaticum 0,25gr


Maggo ini dibandrol dengan harga per dus (isi 6) Rp180.000 dan ada potongan harga untuk pembelian 3 dus. Agar tuntas konsumsi 12 hari. Kalau mau beli bisa di beberapa apotik/took obat saja, info lengkap ada di IG maggo atau websitenya langsung www.maggo.co.id. Jamu ini khusus diracik untuk dikonsumsi penderita maag atau asam lambung ya. Pokoknya sekarang kemanapun aman lah, maag sudah bhayy

You Might Also Like

0 comments