Minggu, 05 Agustus 2018

Menjadi Barista Membuat Kita Setara

Mas Eko, Frischa, Rani, Bara dan Moderator
Sebagai seorang manusia biasa kita semua memiliki kekurangan. Kekurangan tak hanya urusan finansial atau yang lainnya, kekurangan ini memiliki banyak aspek. Salah satunya saudara kita penyandang disabilitas.
Terlahir memiliki kekurangan ini adalah hal yang tidak mudah, menerima kenyataan ini pun sangat berat. Butuh ketegaran dalam menghadapin hidup bermasyarakat, pandangan negatif kadang menghantui setiap saat kehidupan saudara kita

Kemarin Minggu 29 Juli 2018 saya sempat main ke Yakkum Jalan Kaliurang km 13 Sleman Yogyakarta diadakan acara "Barista Inklusif #KarenaKopiKitaSetara". Acara yang memiliki nilai tersendiri bagi saya, ada haru dan bangga menyeruah di hati saat melihat saudara kita.

Istilah difabel dan disabilitas sendiri memiliki makna yang agak berlainan. Difabel (different ability—kemampuan berbeda) didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan dalam menjalankan aktivitas berbeda bila dibandingkan dengan orang-orang kebanyakan, serta belum tentu diartikan sebagai "cacat" atau disabled. Sementara itu, disabilitas (disability) didefinisikan sebagai seseorang yang belum mampu berakomodasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga menyebabkan disabilitas

Keterbatasan saudara kita penyandang disabilitas ini bukan jadi masalah lho. Mereka tetap penuh senyuman dan tegas dengan keterbatasannya. Apalagi baru-baru ini ada pelatihan menjadi barista di Yakkum, Yakkum memberikan pelatihan menjadi barista. Bagaimana keterbatasan bukan menjadi masalah untuk melakukan banyak hal seperti orang pada umumnya

Program peduli ini sebagai salah satu untuk membuat mereka setara dengan siapapun. Ketika teman-teman disabilitas membuat seduhan kopi yang enak, kopi menjadi prioritas utama perhatian mereka. Dengan seduhan kopi menjadikan kita semua sama, kita tidak memiliki perbedaan. Ketrampilan membuat kopi atau menjadi barista ini tidak mudah, butuh ketelatenan dan kepekaan melihat kopi mana yang bagus

Acara kemarin mengadakan talkshow dengan Bernard Batubara, Frischa Aswarini, Ranie Ayu Hapsari dan Eko Sugeng. Mereka adalah orang-orang yang berkompeten dan memilik konsen tinggi terhadap kopi. Siapa gak kenal Bernard Batubara atau bara seorang penulis, menurut bernard penulis selalu mencari tempat yang oke untuk menuangkan ide. Ketika ada tempat nyaman ide akan muncul dengan mudah, kenyamanan adalah hal utama. Nah kenyamanan ini bagi bara sering ditemui di warung kopi, dengan seduhan kopi super istimewa membuat ide semakin mengalir

Frischa membaca puisi
Berawal dari tempat kerja dan nongkrong, hampir setiap hari bara menemui kopi dengan aneka macamnya. Ini membuat lama-lama bara menjadi cinta dengan kopi. Bara mengakui jika benar sayang itu dari mata turun ke hati, itulah gang bara rasakan dengan kopi ini. Setiap hari bertemu kopi akhirnya tertarik dan cinta juga

Beda bara beda dengan Frischa sebagai seorang penulis filosofo kopi 2 dan memiliki pengalaman kakak yang penyandang disabilitas. Frischa sangat memahami bagaimana seorang disabilitas harus menjadi kuat dan tegar kapanpun dimanapun. Frischa juga merasakan harus kuat saat mengurus kakaknya. Sungguh Frischa merasa senang dengan kopi saudara kita penyandang disabilitas bisa merasa sama dengan orang lain. Diterima dengan senang hati, kopi benar-benar membuat kita semua sama

Mas Eko
Mas Eko adalah salah satu penyandang disablitas yang mengikuti pelatihan Barista Inklusif. Mas Eko adalah sosok periang bahkan bisa dibilang tukang banyol, dia selalu membuat suasana seru dan penuh senyum. Mas Eko menceritakan meski banyak keterbatasan yang ada tetapi fasilitas yang disediakan sangat lengkap, ini membuat penyandang disabilitas merasa nyaman saat menjadi barista. Pengalaman yang sangat berharab ini akan terus dikembangkan oleh Mas Eko supaya keahliannya selalu bertambah

Mba Rani sebagai salah satu pengurus yakkum berharap program Barista Inklusif ini dapat berjalan terus, memberikan ketrampilan baru kepada para penyandang disabilitas. Dengan memiliki ketrampilan baru ini mereka semakin memiliki peluang kerja yang semakin baik. Bekerja menjadi barista memang tidak mudah tetapi mereka mampu dan bisa

Kesetaraan yang dibuat dengan mengadakan pelatihan Barista Inklusif ini menggugah semangat baru untuk lebih banyak berkarya. Meski memiliki keterbatasan tetapi ini tidak menjadi masalah bagi siappun untuk berkarya, karya yang dihasilkan pun sangat baik. Bisa dijual belikan bahkan di pamerkan dimana-mana

Semangat mereka menjadi cambuk semangat bagi kita juga untuk terus berkarya setiap saat. Jangan malu dan merasa memiliki beban, masih banyak yang lebih sulit dari kita. Kuncinya jalani dan syukuri

Selasa, 24 Juli 2018

Air Bersih dan Keindahan Danau Toba

Kehidupan saat ini sangat beraneka ragam, tetapi paling utama sandang, pangan dan papan. Tak hanya itu lho kebutuhan air bersih saat ini menjadi salah satu kunci utama dalam kehidupan. Bagaimana tidak, ketika kita tidak memiliki air bersih makan kehidupan pun akan tidak sehat

Sehat bagi kita manusia berawal dari asupan makanan dan minuman yang bersih dan sehat. Bagaimana bisa bersih kalau yang dimakan dan diminum dari air yang kurang sehat. Konsumsi air bersih yang minim ini menjadi kendala bagi banyak daerah di Indonesia

Menurut data versi Wateraid (2016), Indonesia berada di peringkat ke-6 dari 10 negara atau sekitar 32 juta orang di Indonesia tidak memiliki akses air bersih. Ini menjadi keprihatinan pemerintah dan kita semua bagaimana supaya air bersih ini menjadi hal yang bisa dinikmati dan digunakan oleh siapa saja

Air dikatakan bersih tak hanya dilihat dari luar saja yang jernih dan apik. Tetapi harus benar-benar diuji hinggal hal yang paling kecil, supaya pasti kalau air yang ada disekitar kita memang bersih dan bisa dikonsumsi

Kalian tau Danau Toba ini adalah sebuah tempat yang indah banget lho. Kalau ke Sumatra Utara sebaiknya mampir ke danau Toba yang terkenal ini. danau Toba memiliki panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer, ini sangat luas sekali makanya danau toba memiliki daya tampung air yang sangat banyak

https://3.bp.blogspot.com/-S_2YEkPvM7E/Wvm_sWHz5_I/AAAAAAAAOQ4/RCYYTLOd8fo6xSP1Cbd7ej0hCrwLtxePgCPcBGAYYCw/s640/danau%2Btoba.jpgKeindahan danau Toba tidak perlu diragukan lagi, alam yang hijau dengan hawa yang sejuk membuat siapa saja betah untuk berlama-lama disini. Seperti saat akhir tahun 2017 saya bekesempatan ke Sumatra Utara tempat keluarga besar suami disana


Saya melakukan perjalanan di Sumatar Utara selama 11 hari tepatnya. Hingga menghabiskan malam pergantian tahun bersama keluarga besar. Nah ini menjadi kesempatan saya untuk berkunjung langsung ke Danau Toba yang selama ini hanya menjadi hal yang diharapkan



Saya dan keluarga mengunjungi Danau Toba lewat desa Tongging, desa ini terletak di dekat gunung sipiso-piso. Dari atas terlihat seperti danau yang super besar dan indah dengan hamparan hijau bukit yang menghadang. Danau yang ada di desa tongging ini ternyata adalah Danau Toba. Wuah senang sekali saya akhirnya bisa ke danau ini dan menikmati indahnya langsung alam Sumatra Utara


https://1.bp.blogspot.com/-Omwb9llCmFs/WwWLKRYJzPI/AAAAAAAAOVE/IN3rUkBqEogBXF0OVLog2xsFhq8TwjfbgCLcBGAs/s640/danau%2Btoba.jpegSaya mulai berpikir andai air di Danau Toba bisa langsung di konsumsi pasti enak banget ya masyarakat disini, karena air yang ada sangat melimpah. Air di Danau Toba memang bersih jernih, ini menandakan Danau Toba tidak tercemar oleh apapun. Tetapi untuk langsung diminum tidak bisa karena masih ada hal yang membuat air di Danau Toba tidak bisa langsung dikonsumsi

Keprihatinan  akan kebutuhan air bersih layak konsumsi tersebut akhirnya menggerakkan kegiatan pensterilan air di Danau Toba menggunakan Teknologi Filter. Jadi dengan Tekonologi ini membuat air di danau Toba bisa menjadi air bersih yang siap digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar Danau Toba

Kalau sudah begini masyarakat akan dipermudah mendapatkan air bersih. Tinggal mendistribusikan ke rumah-rumah dan siap digunakan. Air ini sangat membantu kesejahteraan masyarakat sendiri.

Semoga dengan ini tak hanya seputaran Danau Toba saja tetapi daerah lain juga bisa memiliki air bersih. Amin

Turnamen Bola Volly untuk Menyemarakkan Asian Games 2018

Keseruan Asian Games 2018 ini sangat menggema dan tersebar di seantero Indonesia, bahkan torch relay Obor Asian Games ini menjadi salah satu hal seru di setiap daerah. Banyak orang sangat antusias dengan Asian Games ini, gaung Asian Games sungguh terasa apalagi dengan gencarnya informasi di berbagai tempat

Keseruan dan semangat Asian Games juga dirasakan oleh Karang Taruna Karang Taruna Permadi Padukuhan Keceme, Desa Caturharjo, Sleman. Semarak Asian Games ini mereka memaknainya dengan membuat turnamen bola volly. Turnamen yang membuat semangat jiwa olahraga kita semakin tergugah

Karang Taruna Permadi Padukuhan Keceme mengadakan turnamen bola volly se-kabupaten Sleman, turnamen yang cukup besar karena merangkul banyak daerah ke kabupaten. Sleman merupakan wilayah kabupatan yang cukup besar di Yogyakarta, luas kabupaten Sleman sendiri 18% dari keseluruhan propinsi Yogyakarta.

Turnamen Bola Volly ini dipilih oleh Karang Taruna Permadi Padukuhan Keceme karena salah satu olahraga yang diminati oleh kawula muda, terutama di daerah Sleman. Kemunduran gaung Bola Volly menjadikan Karang Taruna Permadi Padukuhan Keceme merasa prihatin, dengan adanya turnamen ini semoga semangat Olahraga Volly kembali meningkat seperti dulu

Pass dengan adanya Asian Games ini semakin membuat semangat siapapun ikut menyemarakkan. Turnamen ini sebagai salah satu semangat menyemarakkan Asian Games. Apalagi Yogyakarta menjadi kota pertama tempat singgahnya Obor Asian Games.

Menurut informasi ada sekitar 44 tim Volly asal kabupaten sleman yang mengikuti turnamen ini, dari 44 team ini terdiri dari 12 team putri dan 32 team putra. Karang Taruna Permadi Padukuhan Keceme sudah mengadakan turnamen volly ini sebanyak 7 kali, selain para peserta beberapa atlet volly juga hadir menyemarakkan perlombaan ini

Turnamen Bola Volly ini juga bekerjasama dengan Bank Mandiri sebagai sponsor utama. Bank Mandiri mendukung turnamen ini sebagai salah satu upaya ikut menyemarakkan Asian Games. Semangat Asian Games sungguh terasa di desa ini, dengan selalu membuat turnamen Bola Volly

Dukungan Bank Mandiri untuk Asian Games

Bank Mandiri sebagai salah satu bank besar yang ada di Indonesia sangat mendukung penuh event pesta olahraga se Asia yaitu Asian Games 2018. Apalagi Asian Games kali ini Indonesia menjadi tuan rumah, membuat Bank Mandiri semakin ingin berkontribusi untuk negara mensukseskan perhelatan ini

Banyak hal yang dilakukan Bank Mandiri untuk mensukseskan event Asian Games Ini. Salah satu dukungan Bank Mandiri dengan memberikan promo istimewa untuk pembelian tiket Asian Games. Promo yang diberikan istimewa banget lho, ada diskon yang diberikan sampai 50% wow khan. Kalian mau nonton di Jakarta atau Palembang lumayan banget promonya ya. Bisa ngirit biaya banget dan bisa melihat pertandingannya secara langsung

Acara Asian Games akan diadakan mulai tanggal 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018 di Palembang dan Jakarta, tetapi pembelian tiket sudah berlangsung dari sekarang.  Promo-promo juga sudah tersebar dimana-nama, nah Bank Mandiri juga memberikan promo lho. Promo yang diberikan Bank Mandiri juga sudah dimulai sejak 9 Juli 2018 dan ada syaratnya yaa

Promo spesial Bank Mandiri ini berlaku jika pembayaran kartu debit dan kartu kredit Mandiri.  Promo ini tergantung syaratnya ya, jangan sampai salah. Eits gak hanya itu lho promonya, kalau belanja tiket sampai 1 juta rupiah kita bisa membayar dengan cicilan 0% tetapi hanya 3 bulan saja ya. Mantap banget khan?

Kalau gak salah pas lihat promo untuk Badminton dan Basket promonya sampai 50% nah ini kesempatan banget buat yang pencingta badminton dan basket. Tapi promo gak hanya untuk cabang olahraga itu lho, masih banyak cabang olahraga yang lainnya. Promo besar-besaran dan oke punya ya, ini asli bikin mupeng lho. Jangan sampai kehabisan karena semua ada kuotanya ya.Kalau lihat promonya aku di Jadi Mandiri, disitu promonya super lengkap dan jelas.

Nah ampun bener ya promonya bikin mupeng banget, kayaknya habis ini aku mau cari promo tiket dan yang waktunya pass buat aku. Mumpung ada promo super murah jangan sampai dilewatkan ahh. Daripada terlambat menyesal mending cepat-cepat ah

Kamis, 19 Juli 2018

Keseruan Torch Relay Asian Games 2018 di Yogyakarta

Kemeriahan Asian Games sudah dimulai saat ini, euforia Asian Games sudah terasa sekali. Jogja menjadi kota pertama yang mendapat kesempatan menerima obor Asian Games.

Api dibawa dari India langsung diterbangkan ke Yogyakarta, sampai yogyakarta pun diadakan penyatuan obor Asian Games dengan Api abadi di Mrapen. Penyatuan dua api ini dilaksanakan di area Candi Prambanan. Setelah kedua api ini disatukan, api ini akan diarak mengelilingi banyak kota di Indonesia

Tanggal 19 Juli Obor Asian Games mulai diadakan Torch Relay dan diarak mengelilingi Kota Yogyakarta. Obor mulai diarak pagi hari mulai dari Keraton Yogyakarta dan berakhir di Tugu Yogyakarta, sebagai landmark Kota Yogyakarta.

Antusiasme warga Yogyakarta saat acara torch relay ini sangat luar biasa, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa ada disepanjang jalan untuk melihat torch relay ini. Torch relay ini dimulai jam 07.00 dan berakhir pukul 10.00

Pocari Sweat sebagai Official Partner Asian Games juga berpartisipasi dalam Torch Relay di Yogyakarta. Pocari Sweat bersama 4 anak Indonesia berprestasi Internasional mengambil bagian saat torch relay. Anak Indonesia ini menjadi runner membawa obor Asian Games, mereka lari membawa obor Asian Games untuk selanjutnya di estafetkan

Pembawa Obor Asian Games Torch Relay Yogyakarta dan 4 anak berprestasi bangsa yaitu :
1. Jenahara Nasution (33 tahun)
Seorang desainer muda asal Indonesia, dia sudah memiliki brand yaitu Jenahara Black. Jenahara sebagai desiner kondang ini sudah membuat aneka macam model baju, baju yang dibuat adalah baju muslim dengan nuansa modern. Butik yang dimiliki Jenahara sudah tersebar di banyak kota besar di Indonesia.

Jenahara dulu dikenal sebagai salah satu founder Komunitas Hijabers Community Indonesia. Selain itu karya besar Jenahara rutin dipamerkan saat Jakarta Fashion Week. Karya Jenahara ini juga sering mengadakan fashion show di banyak negara. Jenahara juga meneruma penghargaan sebagai Second Generation of Indonesia Fashion Forward

2. Nanda Mei Sholohah (19 tahun)
Nanda Mei adalah seorang atlet lari Para Games, Nanda terlahir kurang lengkap karena tangan kanannya hanya sampai seputaran siku saja. Keterbatasan Nanda ini tidak pernah menjadi masalah untuk Nanda

Nanda mulai beraktivitas menjadi atlet lari mulai kelas 5 SD. Saat SD ini nanda mulai aktif hingga sekarang, bahkan dia sangat konsen berlatih saat ini. Dalam persiapan Asian Games ini dia pun masih mengikuti pelatnas di Solo Jawa Tengah. Pelatnas dia semangat sekali dan berharap bisa mendapatkan medali emas dalam Asian Games 2018 ini

3. Agnes Natasya Wijaya (17 tahun)
Agnes adalah pelajar SMAK Penabur Kelapa Gading Jakarta. Agnes ini memenangkan medali emas pada Olimpiade Biologi  Internasional 2017 di Inggris. Agnes sudah mengikuti Olimpiade Biologi sejak SMP. Saat ini AGnes berencana akan melanjutkan study di Nasional University od Singapore

4. Andre Surya (33 tahun)
Andre ini adalah seorang visual efek yang berperan pada banyak film. Kenal dilm Surrogates, Iron Man 2, The Last Airbender, dll. Film-film ini dikerjakan oleh Andre Surya

Kiprahnya sangat baik sekali dalam bidang perfileman. Saat ini Andre juga membuat studio dan kelas sebagai tempat belajar anak-anak yang memiliki potensi seperti Andre. Dengan adanya kelas ini maka harannya semakin banyak anak Indonesia yang berprestasi di Internasional

Kemeriahan Asian Games ini sangat terasa di Indonesia, saya sendiri merasa bangga karena bisa menjadi salah satu yang bisa menyaksikan kemeriahan Asian Games 2018 ini.

Pocari Sweat juga mengadakan program Light Up The Torch, jadi program ini memberi semangat bagi siapapun untuk menyalakan obor Asian Games. Ini seperti permainan pengumpulan poin, semakin banyak point yang kita dapat makan semakin besar obor Asian Games ini menyala. Kalau pointnya banyak akan mendapat hadiah lho. Hadiah yang bisa di dapat yaitu  handphone, tiket, jersey, dll. Jangan sampai gak dapet hadiah ya, ini super bikin mupeng

Selasa, 17 Juli 2018

Happy Mendapat Bunga Cantik dari Suami

Ahhh romantisnya dia, bikin meleleh hihi. Selama pacaran dengan mantan pacar alias suami ini belum pernah ngasi bunga, padahal pacaran aja udah 11 tahun tapi belum pernah lho dikasi bunga hikz banget ya

Dia bukan tipe romantis dengan bunga kayaknya tapi dengan yang lain, dia over protec banget. Setelah 1 tahun menikah saat ini Puji Tuhan kami diberi kepercayaan, saat ini saya sedang hamil 7 bulan. Ahh senangnya kami diberi kepercayaan ini sama Tuhan

Semenjak hamil suami semakin over protec dengan memberikan kenyamanan buat aku. Kenyamanan dan kelegaan hati sangat diutamakan oleh suami, seperti kata orang ibu hamil harus super nyaman. Nah suami ini romantisnya disini, dia gak bolehin aku capek-capek dll nya lah

Menginjak usia kehamilan 7 bulan ini aku dibuat syok donk, semenjak puasa kami LDR dulu. Dia membiarkan aku pulang kampung, menikmati kenyamanan di Jogja bersama orang tua. Nah bulan juli ini kehamilanku menginjak 7bulan, ahh perut makin besar jadi makin susah. Mulai banyak keluhan pegel dll ya hehe

Bunga Cantik untukku dan dedek
Tiba-tiba suatu sore ada kurir mengantarkan bunga super cantik. Bunga?? Siapa yang pesan?? Hmmm aku bingung karena tidak ada bayangan siapapun mengirimkan bunga untukku. Seketika mengucapkan terima kasih kepada mas kurir sambil tersenyum "Nuwun Nggih Mas", mas ini mengangguk lalu pergi

Saat masuk rumah suami mulai senyum-senyum, dih ngguyu ngopo meneh bocah ini. Masih belum tau bunga merah cantik ini dari siapa. Akhirnya penasaran buka dech bingkisannya, ternyata ada tulisan super cantik. Tulisannya berbunyi "Selamat Atas Kehamilan 7 Bulan. Semoga sehat selalu mommy dan dedeknya From Tomi Purba". Haaaa ternyata suami yang mengirimkan si cantik merah ini

Ahh happy banget seketika aku melambung ke angkasa, aku diberi bunga sama suami! I'm Happy! Ahh thanks banget suamik. Dedek di dalam perut pun langsung kegirangan dia muter kesana kemari, senang banget dikasi bapaknya bunga merah bagus banget

Yeaayyyy i'm Happy
Dikasi bunga begini rasa hati happy, semua jadi relax banget. Suasana hati senyum sipu terus pokoknya, ini jadi salah satu cara jitu naikin mood ibu hamil. Tadinya capek lungrah jadi super semangat lagi. Ahhh makasih suami 

Dia pesan dimana ya kok sampai aku gak tau, hmmm penasaran. Setelah kepo setengah memaksa sama suami ternyata dia beli bunga cantik ini di flowerchimp.co.id ini merupakan toko bunga online lho. Jadi kalau selama ini kita kalau memberli bunga harus ke toko bunga sendiri milih bunganya, ini gak lagi donk. Kita cukup buka web nya dan pilih bunga yang kita mau

Beli disini ternyata
Mau beli bunga di flowerchimp gampang banget tinggal buka webnya, lalu pilih bunga kesukaanmu di etalase toko bunga online ini. Klik aja mana yang dipilih lalu ikuti langkahnya dengan isi data. Setelah itu masukkan nama, alamat kiriman, dan pesannya. Mau diantar kapan dan waktunya kita bisa milih lho

Seperti kemarin suami milik pengiriman antara jam 1 siang hingga sore jam 4. Eh ternyata bunganya ontime banget, jam 1 siang bunga nya sudah sampai. Enak banget ya pesen bunga gak ribet udah dateng sendiri gitu. Gak perlu lagi dateng ke toko bunga tinggal beli aja di flowerchimp toko bunga online semua sampai tepat waktu yeayy

Pilihan bunganya banyak banget ada Ulang Tahun, Bunga Papan, Buket, Bunga Keranjang, Bunga Kotak, Bunga Meja, Bunga Krans, dll. Bunga-bunga ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita lho, kalimat pesannya juga bebas banget. Bener-bener toko bunga online ini membantu banget, gak kemana-mana semua sudah ada di meja

Gratis Ongkir ke seluruh Indonesia

Senin, 09 Juli 2018

Persiapan Asian Games 2018


sumber : Kamadigital
Di panggung olahraga, 2018 adalah waktu yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Tahun ini Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan perhelatan akbar Asian Games yang akan diikuti oleh 45 negara. Jumlah cabang yang dipertandingkan adalah 40 cabang. Event internasional ini akan diikuti oleh sekitar 15 ribu atlet dan 7 ribu official dari seluruh negara peserta

Antusiasme dan membludaknya jumlah peserta Asian Games 2018 adalah bentuk kepercayaan yang besar dari negara-negara di Asia terhadap Indonesia. Hal ini tentu saja sebuah kebanggaan tersendiri, namun besarnya jumlah peserta tersebut juga harus diantisipasi dan dikelola dengan baik sehingga Asian Games bisa berjalan dengan lancar

Salah satu hal terpenting yang harus diantisipasi dengan serius adalah masalah transportasi di Jakarta. Sehari-hari, Jakarta adalah kota yang sibuk dan padat, kemacetan masih terjadi di berbagai ruas jalan. Sementara itu untuk penyelenggaraan Asian Games ada berbagai syarat yang harus dipenuhi, antara lain waktu tempuh maksimal dari wisma atlet ke venue serta kadar maksimal CO2 yang diperbolehkan

sumber : kamadigital
Pembatasan waktu tempuh maksimal Asian Games adalah 30 menit, baik itu dari tempat menginap ke venue maupun dari venue ke venue. Pembatasan ini dibuat dengan tujuan agar atlet tidak stres dan kehilangan kebugaran akibat perjalanan panjang ke venue, juga untuk menjamin kelancaran jadwal pertandingan. Demikian juga dengan pembatasan ambang batas CO2 atau karbon dioksida yang diperbolehkan. Kadar karbondioksida yang tinggi akan menurunkan kebugaran dan kemampuan atlet

Mengingat ketatnya persyaratan penyelenggaraan Asian Games dan tantangan yang sangat komplek menyangkut transportasi di Jakarta dan Palembang, maka dibutuhkan paket kebijakan yang dapat menjamin agar Asian Games bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan regulasi. Begitu juga dengan masyarakat terdampak paket kebijakan Asian Games, harus mendapatkan solusi sehingga aktifitasnya tetap bisa berjalan dengan baik

Tantangan mendasar yang  dihadapai sebagai penyelenggara Asian Games adalah besarnya jumlah lalu lintas orang dari dan menuju ke berbagai venue. Setiap pagi akan ada  15.000 atlet dan 7000 official pergi ke venue, ditambah dengan jumlah penonton yang tentu saja akan jauh lebih besar lagi. Jika tidak diatur dengan ketat maka arus lalu lintas akan kacau

Tiga Paket Kebijakan Pemerintah
Kementerian Perhubungan melalui BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) meluncurkan 3 paket kebijakan transportasi untuk menjamin pelaksanaan Asian Games lancar. Ketiga paket kebijakan ini mulai diujicobakan per tanggal 2 Juli 2018. Ketiga paket kebijakan tersebut  yaitu Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL), Penyediaan Angkutan Umum serta kebijakan Pembatasan Lalu Lintas Angkutan Barang (golongan III, IV, dan V). Selain untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan Asian games, dikeluarkannya ketiga paket kebijakan tersebut juga untuk mendorong masyarakat agar beralih ke kendaraan umum

"Asian Games menjadi momentum guna mengedukasi masyarakat untuk mau beralih dan memanfaatkan transportasi umum. Selain efektif mengurai kemacetan, peralihan ini juga memberi efek pada penurunan tingkat polusi udara," tegas Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), saat menjelaskan tentang uji coba paket kebijakan transportasi.
Menurut Bambang Prihartono, paket kebijakan tersebut telah dikaji secara matang dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait. Antara lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro Jaya, INASGOC, Kementerian PUPR, Penyelenggara Jalan Ton, dan instansi lainnya. Harapannya, batas waktu tempuh atlet menuju venue yang ditentukan oleh penyelenggara bisa terpenuhi

"Oleh penyelenggara ditentukan batas waktu tempuh selama 30 menit. Lebih dari itu, pertandingan bisa kacau dan atlet bisa stres. Ini menjadi tantangan tersendiri mengingat tingkat kemacetan di Jakarta cukup tinggi. Hasil kajian kami menunjukkan perluasan kebijakan ganjil genap di jalan-jalan arteri Jakarta harus dilengkapi dengan kebijakan pendukung lainnya," imbuhnya

sumber : Humas BPTJ, Kemenhub RI
Kemudahan Untuk Masyarakat
Pemberlakukan ganjil genap yang diperluas diberlakukan dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat untuk tetap bisa melakukan aktifitasnya sehari-hari. Jika kebijakan pertama (Manajemen Rekayasa Lalu Lintas) diberlakukan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas maka paket kedua (Penyediaan Angkutan Umum) adalah kompensasi bagi masyarakat terdampak kebijakan pertama

Kebijakan ini juga ditujukan untuk menunjang mobilitas masyarakat akibat dari kebijakan pengaturan penggunaan kendaraan pribadi serta mendukung kebutuhan wisatawan mancanegara yang datang untuk menikmati Asian Games

Kebijakan ini meliputi penambahan armada bus Transjakarta ke venue sebanyak 76 unit dari kondisi existing 294 unit, penyediaan 57 unit bus dari Hotel/Mall ke Venue, penyediaan 204 bus khusus untuk wilayah-wilayah yang terdampak perluasan kebijakan ganjil-genap, serta penyediaan 10 unit bus guna keperluan non pertandingan (wisata). Menariknya, semua bus dengan trayek menuju venue akan digratiskan untuk masyarakat umum

Sumber : Humas BPTJ, Kemenhub RI
Kebanggaan Bangsa
Asian Games adalah event besar yang menjadi kebanggaan sekaligus pertaruhan nama baik bangsa. Ribuan jurnalis dari 45 negara akan menjadi mata bagi sekitar 4,4 milyar penduduk Asia untuk ikut menikmati pesta olahraga terbesar di benua ini. Untuk itu diperlukan partisipasi dan dukungan masyarakat agar pesta orahraga ini bisa sukses.

Bentuk dukungan dan pasrtisipasi langsung oleh masyarakat yang akan sangat membantu kesuksesan Asian Games antara lain berpindah alat transportasi dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Selain itu bentuk dukungan konkrit lainnya adalah dengan ikut menonton dan meramaikan setiap pertandingan cabang olahraga Asian Games